GURINDAM
Gurindam adalaht termasuk sastra lama. Sastra lama mendapat pengaruh dari sastra Melayu atau India . Oleh sebab itu bahasa yang digunakan dalam gurindam terpengaruh oleh bahasa Melayu atau India . Gurindam ditulis dalam bentuk pasal-pasal. Setiap pasal terdiri dari dua bait dan setiap baitnya terdiri dari dua baris. Dua baris dalam satu bait gurindam umumnya dipahami sebagai satu kalimat yang sempurna. Kalimat itu terdiri atas dua anak klausa ( sering disebut induk dan anak kalimat). Jumlah suku kata tiap baris 8 hingga 14 suku kata. Baris pertama menunjukan sebab ( persyaratan ), sedangkan baris kedua merupakan akibatnya ( konsekuensi ). Isi gurindam berupa nasehat.
Berdasarkan bentuk / isi gurindam,ciri-cirinya adalah sebagai berikut :
a. Tiap-tiap suku ( bait ) terdiri atas dua baris
b. Banyaknya suku kata pada tiap-tiap baris tidak tetap, ( biasanya 10-12
suku kata )
Contoh:
GURINDAM DUABELAS
Pasal 1
Barang siapa mengenal Allah
Suruh dan tengah-Nya tiada ia menyalah
Pasal 2
Barang siapa meninggalkan sembahyang
Bagai rumah tidak betiang
Pasal 3
Apabila terpelihara kuping
Kabar yang jahat tiada damping
Pasal 4
Barang siapa meninggalkan zakat
Tiada hartanya boleh berkat
Pasal 5
Jika hendak mengenal orang yang berbangsa
Lihat kepada budi dan bahasa
Pasal 6
Cahari olehmu akan kawan
Pilih segala orang setiawan
Pasal 7
Apabila anak tidak dilatih
Ajika besar Bapa’nya letih
Pasal 8
Keaiban orang jangan dibuka
Keaiban sendiri hendaknya sangka
Pasal 9
Kebanyakan orang muda-muda
Di situlah tempat syetan menggoda
Pasal 10
Dengan Ibu hendaklah hormat
Supaya badan dapat selamat
Pasal 11
Hendaklah berjasa
Kepada yang berbangsa
Pasal 12
Betul hati kepada raja
Tanda jadi sebarang kerja
Disusun oleh ; Eka Aniz Khalfiah, Umy Faridah, Nenye Riyanti
c. Sajaknya a-a. Gurindam yang baik bersajak penuh,tetapi ada juga yang
bersajak paruh
bersajak paruh
d. Baris kedua adalah akibat (konsekuensi) atau balasan yang tersebut pada
baris pertama
baris pertama
e. Gurindam berisi nasihat
Contoh:
GURINDAM DUABELAS
Pasal 1
Barang siapa mengenal Allah
Suruh dan tengah-Nya tiada ia menyalah
Pasal 2
Barang siapa meninggalkan sembahyang
Bagai rumah tidak betiang
Pasal 3
Apabila terpelihara kuping
Kabar yang jahat tiada damping
Pasal 4
Barang siapa meninggalkan zakat
Tiada hartanya boleh berkat
Pasal 5
Jika hendak mengenal orang yang berbangsa
Lihat kepada budi dan bahasa
Pasal 6
Cahari olehmu akan kawan
Pilih segala orang setiawan
Pasal 7
Apabila anak tidak dilatih
Ajika besar Bapa’nya letih
Pasal 8
Keaiban orang jangan dibuka
Keaiban sendiri hendaknya sangka
Pasal 9
Kebanyakan orang muda-muda
Di situlah tempat syetan menggoda
Pasal 10
Dengan Ibu hendaklah hormat
Supaya badan dapat selamat
Pasal 11
Hendaklah berjasa
Kepada yang berbangsa
Pasal 12
Betul hati kepada raja
Tanda jadi sebarang kerja
Disusun oleh ; Eka Aniz Khalfiah, Umy Faridah, Nenye Riyanti
0 Response to "GURINDAM"
Post a Comment