PARAGRAF PERSUASI


Pengertian Paragraf Persuasif

Paragraf persuasif adalah paragraf yang berisi ajakan kepada pembaca dengan mengemukakan alasan,contoh dan bukti supaya pembaca melakukan ajakan penulis.

Tujuan Paragraf Persuasi
Tujuan paragraf persuasi adalah untuk membujuk orang lain (pembaca) agar mengikuti apa yang dikehendaki oleh si penulis.

Ciri – ciri Paragraf Persuasif
Yaitu di dalamnya terdapat kalimat persuasif atau bersifat membujuk kepada pembaca.
Kalimat persuasif berisi:
Ajakan, ada kata: ayo, ayolah, mari, marilah.

Bentuk – bentuk Paragraf Persuasif
1. Propaganda
2. Iklan dalam surat kabar
3. Majalah
4. Selebaran
5. Kampanye Iklan

Kalimat Persuasif terbagi menjadi dua macam:
a. Kalimat Persuasif yang berupa ajakan.
   Cirinya adalah ada
   kata-kata : ayo,mari,marilah,ayolah
b. Kalimat Persuasi yang berupa larangan.
   Cirinya adalah
   ada kata-kata : jangan, janganlah, hindari, hindarilah,  
   jauhi, jauhilah


Metode Persuasi
1. Rasionalisme
2. Identifikasi
3. Sugesti
4. Konformitas
5. Kompensasi
6. Proyeksi
7. Penggantian

Semua bentuk persuasif tersebut menggunakan pendekatan emotif, yaitu berusaha membangkitkan dan merangsang emosi hadirin dan pembaca.Dalam propaganda terdapat lebih banyak usaha untuk membangkitkan dan merangsang emosi,misalnya rasa kebencian.Jika menyangkut ideologi atau rasa heroisme untuk melawan suatu kelompok.

Langkah-langkah Menyusun Paragraf Persuasif
1. Melakukan observasi terhadap objek
2. Menentukan topik paragraf berdasarkan observasi yang
   telah anda lakukan
3. Menyusun kalimat topik dengan baik dan jelas
4. Menyusun kalimat-kalimat penjelas untuk menjelaskan
   gagasan utama
5. Membuat kalimat yang berisi ajakan untuk melakukan
   sesuatu (kalimat persuasi)
6. Meletakan gagasan utama,gagasan penjelas dan kalimat
   persuasi ke dalam kerangka paragraph
7. Mengembangkan kerangka paragraf menjadi sebuah 
   paragraf persuasi

Contoh Paragraf Persuasi

Minuman keras merupakan minuman yang memabukkan.Minuman ini sangat dilarang oleh agama Islam. Sebagian ulama menganggap bahwa minuman keras dapat menimbulkan perbuatan yang tidak baik seperti; menimbulkan perkelahian, mengakibatkan berbuat zina,merusak organ-organ tubuh dan lain-lain. Minuman keras sangat berbahaya, karena kebanyakan orang beranggapan bahwa minuman keras merupakan kunci dari setiap kejahatan seperti mencuri dan membunuh. Apabila orang sudah kecanduan minuman keras itu sangat sulit untuk diobati. Maka janganlah kalian minum-minuman yang bernama minuman keras (miras).

Referensi:
Eti,Nunung Yuli,dkk.2005.Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia.Klaten:Intan Pariwara.

Semoga Bermanfaat
Tags:

Dari Penulis

Terima kasih sudah berkenan berkunjung di blog saya. Blog ini di dedikasikan bagi kemajuan bidang pendidikan Indonesia khususnya untuk Santriwan dan Santriwati MA Negeri Sumpiuh. Silahkan berkomentar pada kolom komentar demi semakin majunya pendidikan di Indonesia.

0 komentar

Silahkan Berkomentar

Gunakan peramban web Mozilla Firefox untuk tampilan terbaik blog ini.